Keutamaan belajar, membaca dan mengamalkan Al Quran

Sahabat, berikut catatan saya yang pernah saya sampaikan di beberapa group facebook dan pernah saya sampaikan dalam acara siraman rohani di tempat saya bekerja beberapa tahun lalu, Note ini bercerita tentang Keutamaan Belajar, Membaca, Mengajarkan dan Mengamalkan Al Quran, semoga bermanfaat.

 

Berikut intisarinya :

 

–  Membela pembacanya

 

Begitu banyak keutamaan membaca Al Quran, jika pahami satu persatu Insya Allah akan membuat betah berlama lama membaca Al Quran.

Hadist Rasulullah SAW.

 

“Bacalah Al Quran, sebab ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafa’at (Penolong) bagi pembacanya” (HR. Muslim dan Imam Ahmad)

 

“Bacalah Zahrawain, (yakni) Surat Al baqarah dan Ali Imran. Sungguh keduanya akan datang sebagai awan pada hari kiamat”

 

–  Pahala berlibat ganda

 

“barang siapa yang membaca satu huruf dari kitabullah, maka ia akan memperoleh sebuah pahala, dan pahala ini akan dilipat gandakan menjadi sepuluh kali lipat, Aku tidak mengatakan Alif-Lam-Mim sebagai satu huruf melainkan ‘Alif’ adalah satu huruf, ‘lam’ adalah satu huruf dan ‘mim’ adalah (juga) satu huruf.”

 (HR At-Turmudzi)

 

Hadist ini begitu menggiurkan, karena merupakan lahan untuk mendapatkan pahala  dari membaca Al Quran, Subhanallah.

 

Bayangkan jika sehari kita mampu membaca 1 Juz, sudah berapa pahalakah yang didapat ?

 

–  Anak yang berbakti

 

“Tidaklah seseorang mengajarkan Al Quran kepada anaknya didunia kecuali orangtuanya  pada hari kiamat dipakaikan mahkota Surga, Ahli Surga mengenalinya dikarenakan dia mengajari anaknya Quran sewaktu dunia”

(HR. Thabrani dari Abu Huraira)

 

“Barang siapa membaca Al Quran dan mengamalkannya maka kedua orangtuanya pada hari kiamat akan dipakaikan Mahkota yang cahayanya lebih bagus daripada cahaya matahari menembus rumah rumah didunia”

 (HR. Abu Dawud dak Al Hikam dari Mu’azd bin jabal)

 

“barang siapa membaca Al Quran, mempelajarinya, dan mengamalkannya maka kedua orang tuanya pada hari kiamat akan dipakaikan mahkota dari nur yang sinarnya laksana sinar terang matahari. Kedua orang tuanya juga dipakaikan pakaian dua baju hias kebesaran yang tidak dapat dinilai dengan dunia,

Keduanya (orang tua kita) lalu berkata “Sebab apakah ini dipakaikan kepada kami ? Maka dikatakan, sebab anakmu mengambil (belajar) al Quran darimu”

(HR Al Hakim dari Buraidah)

 

“Barang siapa mengajarkan Al quran kepada anaknya dengan melihat (bin Nadzhar), maka diberikan kepada nya ampunan atas dosa dosa yang lalu dan dosa yang akan datang”.

 

Barang siapa mengajarkan Al Quran kepada anaknya secara hafalan (bil-Ghaib), maka Allah akan membangkitkannya kelak dalam rupa rembulan pada malam bulan purnama dan dikatakan kepada anaknya “Bacalah” setiap kali anaknya membaca ayat, Allah Azza wa Jalla mengangkat derajat Ayahnya, sehingga akhir ayat yang dibaca atau dihafal anaknya.. (HR. Thabrani dari Anas bin Malik r.a)

 

Atas dasar ini ara Ulama berpendapat bahwa derajat surga jumlahnya 6.666 derajat, sama dengan jumlah ayat dalam Al Quran

 

 Disebut sebut oleh Allah

 

“Tidak akan ada sekelompok orangpun yang berkumpul disalah satu rumah Allah (Masjid) untuk membaca Kitabullah (Al Quran) dan mempelajarinya diantara mereka , melainkan para malaikat mengelilingi mereka, ketenangan akan turun untuk mereka, kasih sayang akan melingkupi mereka, dan Allah pun akan menyebut mereka ditengah para hamba yang berada disisi Nya.

(HR Muslim dan Abu Dawud)

 

 Pengikut Allah

“Ahli Al Quran merupakan pengikut Allah dan hamba Pilihan-Nya” (HR. Imam Ahmad)

 

 Pengantar Menuju Surga

 

Rasulullah bersabda “Dikatakan kepada para pembaca Al Quran : Bacalah, menanjaklah, dan perlahan lahan membacanya… sebab kedudukkan mu sesuai dengan ayat terakhir yang kamu baca” (HR. Abu Dawud, At Turmidzi dan Imam Ahmad).

 

hadist diatas menggambarkan suasana ketika seseorang akan memasuki Surga.

 

Kewajiban terhadap Al Quran

 

1. Sering membaca dan menjadikan sebagai wirid harian

2. Belajar Membaca Al quran.

 Sabda Rasullulah

“Sebaik baik kalian adalah yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya”

(HR. Al Bukahri , Abu Dawud dan Ahmad)

 

Baginda Rasul juga bersabda

“Orang yang membaca Al Quran dengan pandai, ia akan bersama para pemuka yang agung dan mulia, Sedang orang yang membaca Al Quran dengan terbata bata dan merasa kesulitan, maka ia mendapatkan dua pahala”

(HR Al Bukahri, Muslim dan At Turmudzi)

 

3. Menghayati setiap bacaan

Sangat mudah untuk dilakukan karena ada jaminan dari Allah di Surat Al Qamar :17 “Dan Sesunggunhnya Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran ? “

 

Ayat ini di ulang beberapa kali dalalam surat Al Qamar, ini merupakan penekanan dari Allah bahwa Alquran bisa sebagai sumber pelajaran.

 

Agar kita bisa merenungi Al Quran dan memahami kandungannya dengan baik, kita harus memperdalam perhatian pada kata kata dan makna dalam Ayat ayat Al quran tersebut. Hal ini bisa terwujud dengan diiringi dengan membaca tafsir.

 

4. Mengulang Ulang Hafalan

Sabda Rasulullah,

“Dosa dosa umatku ditunjukkan kepadaku, kemudian aku tidak menemukan dosa yang lebih besar dari sebuah surat atau ayat Al Quran yang pernah dihafal seseorang, tapi kemudian ia melupakannya” (HR. Abu Dawud dan At Turmudzi)

 

Sabda Rasulullah

“Ulangi ulangi lah Al Quran ini, sebab demi Dzat yang diriku yang ada ditangan – Nya, Al Quran ini lebih mudah lepas dibandingkan lepasnya dari seekor unta dari tali kekakangannya” (HR. Al-Bukhari, Muslim dan Ahmad)

 

5. Mengamalkannya

Inilah hal yang tersulit, tapi berusahalah dengan izin Allah insyaallah bisa.

Bahkan Umar bin Khatab menghafal Surat Al Baqarah saja butuh waktu 8 tahun !

Karena setiap beliau baca, beliau langsung mengamalkan ayat yang beliau pelajari

dan tidak akan pindah pada ayat berikutnya jika belum sempurna mengamalkan,

Subhanallah….

 

Keadaan orang yang meninggalkan Al Quran

Berikut ungkapan para ulama tentang kondisi tentang keadaan orang yang meninggalkan Al Quran

 

1. Tidak mendengarkan maupun membacanya

2. Tidak merenungi dan tidak pula memikirkan kandungan makna maknanya, juga

merenungi Maksud Allah dalam Firman Firman Nya

3. Tidak Mengamalkannya

4. Tidak menjadikannya sebagai obat penawar

5. Tidak menjadikan sebagai sumber rujukan hukum

6. Malu karena Al Quran, kita  malu membacanya tengah kawan kawan lantaran

takut dihina oleh mereka, takut di bilang ketinggalan zaman, tidak gaul dan sebagainya.

 

“(inilah adalah) sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada rasa

malu (kesempitan) didalam dadamu karenanya… “ Al A’raf : 2)

 

Jangan pernah malu dalam mempelajari Al quran, justru malulah jika tidak pernah

membaca Al Quran. Bagaimana bisa mengamalkannya kalau tidak pernah

mempelajari dan mengetahui kandungan Al Quran.

 

Kemukzitan Al Quran

1. Kemukjizatan Bahasa

2. Kemukjizatan Ilustrasi, Al Quran mampu mengilustrasikan suatu keadaan

hanya dengan kata kata., 

Untuk membuktikan ilustrasikan makna dari setiap ayat Al Quran, mari kita baca surat Qaf, surat Al Waqiah, Al Qiyamah, hadirkan hati yang ikhlas dalam membaca dan memahami arti dengan membaca terjemahnya…. kita akan mampu merasakan betapa Al Quran mampu mengahadirkan gambar bagaimana sebuah gunung hancur… gempa bumi yang dahsyat, suasana ketika nyawa akan di ambil… Subhanallah hanya Al Quran yang mampu memberikan ilustrasi yang langsung mengena ke dalam hati yang penuh iman…

 

 

“Dan Apabila dibacakan Al Quran, maka dengar kan baik baik, dan

perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Al-Araaf:204)

 

 

3. Kemujizatan Ilmiah, al Quran mampu menerangkan sesuatu secara ilmiah.

Contoh di tahun 2000 an tepat 20 Pebruari ditampilkan gambar sebuah bintang yang telah meledak diangkasa dan beralih menjadi warna merah dan bentuk mirip bunga mawar.

Jauh sebelumnya Al Quran telah menjelaskan

“Maka Apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti

(kilapan) minyak (Ar Rahman : 37)

 

Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami

benar-benar berkuasa (Ad Dzariyat : 47)

 

4. Kemujizatan Hitungan Angka

5. Kemukjizatan Syariat

 

Mari dari sekarang mari kita tumbuhkan rasa cinta pada Al Quran dengan mempelajari, Membaca, Menghafal dan mengamalkan  dalam kehidupan sehari hari.

 

Ingat… betapa banyak keutamaan dalam membaca Al Quran, mulailah meraihnya, didiklah anak anak dari sekarang untuk mulai tumbuh rasa cinta pada Al Quran.

Rasa cinta Al Quran yang ditanamkan dari usia dini akan mampu membentengi buah hati kita dari segala permasalahan dunia, mereka akan menjadi pribadi yang tangguh dan qurani, dan Insyaallah selalu dalam rahmat Allah.

 

Sebagai orang tua tentu kita bangga dan bahagia memiliki anak yang shaleh, mereka tumbuh menjadi pribadi yang damai, tidak mudah terpecah belah sehingga bisa mengantarkan diri dan orang tuanya kedalam surga Allah.

 

Sabda Rasulullah :

”Aku tinggalkan untuk Kalian dua hal, yang selamanya kalian berpegang teguh kepada keduanya, maka kalian tidak akan pernah sesat sepeninggalku; yaitu kitabullah dan Sunnah Rasul – Nya” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak)

 

Disarikan dari beberapa kitab :

1. Al Quran

2. Apa itu Al Quran, karangan Imam As Suyuti

3. Mendidik Anak Membaca, menulis dan mencintai Al Quran, karangan Ahmad Syarifuddin

4. Ibadah Sepenuh Hati, karangan Amru Khalid

 

 

Materi ini pernah saya sampaikan dalam acara siraman rohani di

PT Tanabe Indonesia 27 August 2009

Recent search terms:

  • pahala belajar membaca memahami artinya dan mengamalkan al quran
  • keutamaan dalil membaca alquean dan mengamalkanya
  • kata kata untuk yang mencintai dan mengamalkan alquran
  • Hadis menceritakan tentang seseorang yg telah membaca Al-Qur\an dan mengamalkannya
  • hadis gemar membaca dan mengamalkan alquran
  • fadilah surat al quran 2017
  • Fadilah mengamal kan alquran
  • fadilah al quran
  • dalil tentang membaca dan mempelajari al quran akan memperoleh pahala
  • berapa atau apa pahala memahami arti al Qyran dan mengamalkannya
Share ke sosmed yang kamu suka:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *